Jumat, 06 Desember 2013

10 pemain bola termuda dan terbaik

10 pesepak bola termuda terbaik (di bawah 23 tahun)
1. Neymar da Silva Santos Junior (19 tahun / Santos / Brasil)

Anda mungkin sudah bosan mendengarnya, namun bocah ini memang luar biasa. Membawa sebuah klub untuk menjadi juara di benuanya, menjadi pemain terbaik di turnamen, mendapatkan sorotan dunia, dan menjadi pemain muda paling diinginkan oleh klub-klub raksasa Eropa bukanlah sesuatu yang normal yang bisa dilakukan oleh seorang pemain berusia 19 tahun. Namun Neymar bisa melakukannya, dengan bantuan skill dribel cantiknya, gol-gol indahnya, dan rambutnya yang ajaib itu.
Gelar pemain terbaik ketiga di Piala Dunia Antar Klub, pemain terbaik Copa Libertadores, pemain terbaik dan penyerang terbaik di Compeonato Paulista (Liga utama di Brasil), dan sepatu emas sebagai simbol pencetak gol terbanyak di semua kompetisi di Brasil adalah beberapa gelar individual yang berhasil dikoleksinya di tahun 2011 ini, selain juga mengantarkan Santos menjadi juara Compeonato Paulista dan Copa Libertadores.
2. Mario Gotze (19 tahun / Borussia Dortmund / Jerman)

Satu tahun lalu, Anda mungkin hanya mengenal Mesut Ozil sebagai gelandang serang muda terbaik yang dimiliki Jerman, namun kini, Ozil sudah mendapatkan saingan terberatnya: Mario Gotze. Baru berusia 19 tahun, Gotze sudah mampu menyihir dunia dengan kemampuannya; ia bahkan terlihat lebih lengkap dibandingkan Ozil. Selain visinya yang luar biasa sehingga ia bisa mendistribusi bola dengan baik di lini tengah, Gotze juga memiliki skill dribel yang kerap disamakan dengan seorang Lionel Messi (selain karena keduanya sama-sama bertubuh kecil), dan sering merangsek maju ke dalam kotak penalti untuk mencetak gol. Mengantarkan Dortmund menjadi jawara Bundesliga setelah satu dekade tak merasakannya merupakan salah satu prestasinya di tahun 2011 ini…………… selain membuat Manchester United dan Arsenal bermimpi untuk mendapatkannya di bursa transfer.
3. Javier Pastore (22 tahun / Paris Saint-Germain / Argentina)

Ia mungkin masih belum mampu menembus tim utama timnas Argentina secara rutin, namun berhasil membuat sebuah klub yang baru mendapatkan suntikan dana besar untuk mengeluarkan uang sebesar 37 juta pounds untuknya adalah satu ‘prestasi’ yang tak bisa dipandang sebelah mata. Setelah menjadi motor permainan dan bintang utama Palermo di musim lalu, Pastore dengan sukses mampu beradaptasi cepat di Perancis dan menjadi salah satu pemain terpenting bagi PSG di musim ini.
4. Gareth Bale (22 tahun / Tottenham Hotspurs / Wales)

Bagi beberapa orang, Gareth Bale mungkin sudah bisa dimasukkan dalam daftar pemain dunia, bukan lagi pemain muda, tetapi pada kenyataannya ia masih berusia 22 tahun. Performanya yang luar biasa bersama Tottenham Hotspur di musim lalu masih terngiang-ngiang di kepala (apalagi ingatan mengenai betapa sulitnya seorang Douglas Maicon menjaganya), walau cedera sempat menghantamnya. Di musim 2011/12 ini, Bale mulai kembali ke permainan terbaiknya lagi, dan terus menebarkan rasa takut bagi para pemain bertahan lawan di Premier League. Tak bisa dipungkiri, Bale (dalam keadaan fit) adalah salah satu pemain sayap terbaik di dunia saat ini.
5. Eden Hazard (20 tahun / Lille / Belgia)

Usianya baru 20 tahun, tetapi Hazard sudah mampu menjadi salah satu pemain terpenting di Ligue 1, Perancis. Mengantarkan Lille menjadi juara Ligue 1 untuk kali pertama sejak tahun 1954 dan juara Coupe de France yang pertama sejak tahun 1955 merupakan prestasi terbesarnya di musim ini, selain gelar individu sebagai pemain terbaik Ligue 1 2010/11. Berkat Hazard, Lille kini pun masih berada di peringkat atas klasemen Ligue 1 meski banyak pemainnya yang hengkang ke klub yang lebih besar pada musim panas lalu. Catatan golnya di musim ini pun mengesankan: ia sudah mencetak tujuh gol dalam 19 pertandingan di Ligue 1 musim ini, jumlah yang sama yang ia catatkan di sepanjang musim lalu. Tak heran jika Arsene Wenger benar-benar menginginkannya.
6. Mats Hummels (23 tahun / Borussia Dortmund / Jerman)

Usianya baru bertambah menjadi 23 tahun pada 16 Desember lalu, jadi rasanya tak ada salahnya ia masuk ke dalam daftar ini. Toh, permainan Hummels selama tahun 2011 memang luar biasa. Ia adalah salah satu pemain terpenting yang dimiliki oleh Dortmund, yang menjadi kunci juara Die Schwarzgelben musim 2010/11 lalu. Dengan badannya yang tinggi besar (tingginya 191 cm), dan kemampuan membaca permainan yang bagus (ia melakukan 71 intersepsi selama tahun 2011, jauh lebih bagus daripada seorang Daniel Alves atau Pepe sekalipun), Hummels merupakan salah satu bek idaman para pelatih di dunia. Kemampuannya untuk menjadi gelandang bertahan juga patut diacungi jempol. Pelan tapi pasti, Hummels mulai menggeser posisi Per Mertesacker di timnas Jerman.
7. Mario Balotelli (21 tahun / Manchester City / Italia)

Tinggi, besar, dengan raut wajah yang kurang ramah, dan perilaku yang liar. Mario Balotelli seperti memiliki semua persyaratan untuk menjadi striker muda paling ditakuti oleh bek-bek di seluruh dunia. Meski berita tak sedap seputar kelakuannya di dalam maupun di luar lapangan terus menerus hadir, tapi bakatnya yang luar biasa memang tak bisa dibantahkan. Super Mario memiliki kecepatan, teknik yang mumpuni, dan tendangan yang mematikan. Berkat tangan dingin Roberto Mancini yang mampu menanganinya dengan cukup baik, Balotelli digadang-gadang akan menjadi salah satu striker terbaik di masa depan. Gol pertamanya untuk timnas Italia pada November lalu cukup membuktikan bahwa ia layak dibawa Cesare Prandelli ke Polandia-Ukraina untuk Euro 2012 mendatang.
8. Jack Wilshere (19 tahun / Arsenal / Inggris)

Jika ada pertanyaan mengenai siapa pemain muda paling berbakat yang dimiliki Inggris saat ini, rasanya saya tidak akan mempunyai nama selain Jack Wilshere. Ia adalah harapan masa depan Inggris, dan Arsenal tentunya. Meski posturnya kecil, namun kemampuannya untuk merebut bola dari penguasaan lawan dan memulai serangan dari lini tengah menjadi salah satu yang terbaik di Inggris. Tak heran jika Arsene Wenger kemudian kerap memberikan peran sebagai deep-lying playmaker di lini tengah Arsenal. Cedera memang kerap mengganggunya, namun bila dia fit, pendukung Arsenal rasanya akan bisa melupakan sosok Cesc Fabregas yang mereka agung-agungkan itu.
9. Christian Eriksen (19 tahun / Ajax Amsterdam / Denmark)

19 tahun, tetapi sudah bermain dalam 20 pertandingan bersama timnas senior Denmark dan menjadi salah satu pemain terpenting Ajax Amsterdam. Nama Eriksen memang kurang sering didengar oleh para pecinta sepakbola di Indonesia karena ia masih bermain di Eredivisie, tetapi bisa dibilang ia adalah salah satu gelandang muda paling berbakat di Eropa saat ini. Selain mengantarkan Ajax menjadi jawara Eredivisie musim lalu, Eriksen sukses merebut gelar pemain terbaik Denmark 2011 dan pemain muda terbaik di Belanda 2011. Tinggal menunggu waktu melihatnya hengkang ke liga yang lebih besar.
10. Toni Kroos (21 tahun / Bayern Muenchen / Jerman)

Bagi pecinta Football Manager, nama Toni Kroos mungkin sudah diketahui sejak beberapa tahun yang lalu berkat predikat wonderkid yang disandangnya di game taktik sepakbola tersebut. Dan ‘ramalan’ game tersebut terhadap Kroos menjadi kenyataan: gelandang yang kini berusia 21 tahun ini memang benar-benar menjelma menjadi seorang wonderkid di Bayern Muenchen.
Sejak membawanya kembali ke Allianz Arena dari masa peminjamannya di Bayer Leverkusen, Muenchen langsung mendapuk Kroos sebagai salah satu gelandang utama di skuad FC Hollywood. Hal ini membuat pelatih timnas Jerman, Joachim Low berpaling kepadanya dan Kroos pun menjadi salah satu gelandang yang paling sering dipanggil Low di tahun ini. Di babak kualifikasi Euro 2012, misalnya, Kroos bermain dalam delapan dari 10 pertandingan yang dimainkan oleh Jerman. Kroos jelas merupakan pesaing berat bagi Gotze dan Ozil untuk peran gelandang serang Jerman di Euro 2012.
X-ziBiTz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar